SEDEKAH BUMI

Upacara Sedekah bumi atau Apitan dalam bahasa  Jawa, dilaksanakan pada Bulan apit penanggalan jawa tahun saka merupakan sebuah ritual yang biasanya di lakukan oleh masyarakat jawa, sedekah bumi berarti menyedekahi bumi atau niat bersedekah untuk kesejahteraan bumi, pada hari jumat legi tanggal 4 agustus silam Desa Candisari juga melaksanakan kegiatan Apitan ( sedekah bumi ) yang di laksanakan di empat tempat berbeda oleh masing masing Dusun yang ada di Desa Candisari.

pada kegiatan sedekah bumi tahun 2017 sebagian masyarakat desa candisari ada yng melaksanakannya di masjid, untuk warga Dusun Candidukuh kegiatan sedekah bumi dilaksanakan di masjid Darussalam dan  makam ( mbah Kandang ) warga dusun Krajan melaksanakan Apitan di perempatan pasar Candisari dan warga dusun kebonagung melaksanakan di Masjid Babul Jannnah dan punden Ndoro.

acara ini juga di hadiri oleh pemangku kebijakan dan tokoh agama di desa candisari, di Dusun candidukuh pelaksanaan kegiatan dimakam mbah kandang di dahului dengan Ziarah kubur dipimpin oleh kepala dusun. menurut cerita turun temurun mbah kandang adalah tokoh cikal bakal dusun Candidukuh,

kegiatan apitan merupakan acara yang diselenggarakan rutin setiap tahun di bulan apit adalah kearifan budaya  lokal Desa Candisari , oleh Tokoh adat dan pemangku adat di desa candisari kecamatan Purwodadi kabupaten Grobogan,  Bersedekah adalah hal yang sangat di anjurkan, selain sebagai bentuk dari ucapan syukur atas segala nikmat yang telah di berikan Allah, bersedekah juga dapat menjauhkan diri dari sifat kikir dan dapat pula menjauhkan diri dari musibah. Melihat dari semua itu, sungguh sangat perlu untuk melaksanakan ritual sedekah bumi. Bumi yang hakikatnya sebagai tempat hidup dan bertahan hidup bagi semua makhluk yang ada didalamnya, sudah selayaknya kita sebagai manusia yang sejatinya adalah khalifah atau pemimpin di muka bumi ikut menjaga dan mendo’akan agar keselamatan dan kesejahteraannya terjaga. Bila bumi sejahtera, tanah subur, tentram, tidak ada musibah, maka kehidupan di bumi pun akan terjaga dan manusia pun pada akhirnya yang memetik dan menikmati kesejahteraan itu.

Masyarakat Desa Candisari sebagian besar masih peduli pada pelaksanaan upacara-upacara adat, mereka masih meyakini akan manfaat dari pelaksanaan upacara adat yang sudah terselenggara sejak zaman dahulu, sehingga mereka masih melestarikan upacara-upacara adat. Salah satu upacara adat yang masih dilestarikan adalah upacara adat Sedekah Bumi. Yang menarik untuk dikaji dari upacara adat Sedekah Bumi ini adalah terjadinya akulturasi budaya antara Islam dan budaya Jawa setempat.

Berangkat dari permasalahan di atas, maka perlu kiranya adanya penelitian tentang salah satu bentuk ungkapan budaya daerah yang masih dilakukan sekelompok masyarakat  terkait dengan upacara tradisional yang patut untuk dilestarikan agar tidak hilang ditelan oleh kemajuan zaman.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan